Jual Gamis Bayi
08.00-17.00
0856-4216-3366
0856-4216-3366
0895-3893-87455
d62b9948
Menu

Mengapa Berdagang Menjadi Satu dari Sembilan Pintu Rejeki?

Wednesday, January 22nd 2020.

Mengapa Berdagang Menjadi Satu dari Sembilan Pintu Rejeki?

Berdagang memang banyak dilakukan oleh banyak orang baik muslim ataupun non – muslim, karena berdagang merupakan salah satu ajaran dari Rosulullah SAW, Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki berasal dari perniagaan, sebagian besar orang dari kita nampaknya lebih suka bekerja kepada orang lain daripada berdagang karena beranggapan bekerja di sebuah perusahaan yang mapan dengan kepastian gaji bulanan tentu dianggap lebih aman, nyaman, dan resiko rendah daripada berdagang.

Sebetulnya,  Islam sangat menganjurkan perdagangan, dan Rasul pun pernah berwasiat, “Berdaganglah engkau, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.” Inilah dia Pareto Rezeki dimana sebagian kecil manusia menguasai sebagian besar rezeki. Nah, bagi sebagian orang yang tetap memilih untuk bekerja juga kadang berdalih bahwa hadits ini lemah.

Sebenarnya, telah terdapat beberapa hadits dalam masalah berdagang yang menyebutkan keutamaanya dan juga menyebutkan bagaimana adab-adabnya sebagaimana disebutkan dalam kitab At-Targhib wa At-Tarhib, yang disusun oleh Al-Mundziri, juga dalam kitab lainnya

Di antara hadits shahih yang memotivasi untuk berdagang adalah

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

“Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memilki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang” (Muttafaqun ‘alaih)

Juga pada hadits,

أَطْيَبُ الْكَسْبِ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.” (HR. Ahmad, Al-Bazzar, Ath-Thabrani dan selainnya, dari Ibnu ‘Umar, Rafi’ bin Khudaij, Abu Burdah bin Niyar dan selainnya). Wallahu a’lam.[3]

Dari Hadits diatas memperjelas untuk memotivasi umat Islam untuk berdagang karena Jelas Nabi itu pengusaha, istri kesayangan Nabi juga pedagang. Empat sahabat Nabi juga semuanya pedagang, dan hampir semuanya kaya raya. Sepuluh sahabat Nabi yang dijamin masuk surga, ternyata hampir semuanya pedagang.

Para pedagang dari zaman Nabi Adam sampai sekarang, mempunyai kedudukan terhormat di masyarakat,  karena :
1. Pedagang menggerakan roda ekonomi
2. Pedagang membuka lapangan kerja
3. Pedagang memberi sumbangan besar-besaran
4. Merekalah yang mempengaruhi pemerintah secara langsung
5. Bahkan pedagang, merekalah yang mengendalikan dunia

Walaupun dahulu aktivitas berdagang sempat dipandang sebelah mata, namun kenyataannya sekarang banyak orang mulai tertarik menjadi entrepreuner dan membuka usaha dagang. Dalam islam sendiri, bergadang atau berwirausaha dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang mulia, bahkan mempermudah datangnya rezeki Allah SWT.

Mengapa Berdagang Menjadi Satu dari Sembilan Pintu Rejeki?

Itulah tadi sedikit tentang Mengapa Berdagang Menjadi Satu dari Sembilan Pintu Rejeki? dari gamisbayi.com. Semoga bermanfaat.

 

 

Rp 59.000
Rp 54.000
Rp 52.000
Rp 50.000
Rp 39.900
Rp 239.000

Hubungi Kami

0856-4216-3366
0856-4216-3366
d62b9948
0895-3893-87455

GRATIS!

Pengunjung